Pameran "Sidik Jari" TPB FSRD 2009: ini cerpennya

10:17 PM

Dengan 1000 karya lebih, 216 peserta (termasuk Av*r yang menghilang sejak awal semester 2, tapi udah minus Rida Yun*ta dan Satya Sa*tika yang masih terus diabsen padahal orangnya udah entah ke mana). Spesifikasi karya yang dipajang tiap anak adalah 2 nirmana 2d, 2 gambar bentuk, 2 gambar konstruk, dan 2 atau 3 nirmana 3d. Katanya boleh majang lebih asal muat tempatnya. Ini adalah pameran tahunan yang menampilkan hasil karya TPB FSRD selama setahun dibina dan ditempa, dengan cucuran air mata dan keringat.


Hari pertama lancar, dengan pengunjung lumayan banyak. Kayaknya lebih dari seribu (ini gak pasti, soalnya di buku tamu yang nulis angka berhenti di urutan 200 sekian). Yang dateng sampe antri nulis buku tamu, walaupun banyak juga yang males nulis. Nah, tiap orang dapet notes buat ditaro di panel masing-masing, buat nulis komen pengunjung. Asik banget baca macem-macem komen dari orang tak dikenal. Asik juga baca-baca punya orang, apalagi nyampahin komen ke orang. Hahahhaha... Rada sedih juga kalo komen yang ditulis ada yang negatif (tega banget, emang dia bisa buat kayak gitu?). Untung ga ada yang nulis kayak gitu di tempat gue. Kebanyakan komen 2d nya, huhu... dan pada menyarankan DKV ato Kriya gara-gara si "polisi tidur" yang sering ditunjuk-tunjuk dan jadi pusat perhatian (ih jadi malu) menyaingi kawat, gips, ataupun gambar konstruk laennya. Gapapa deh. Makasih banyak udah ngasih komen yang sangat cocok banget dibaca-baca lagi disaat hati sedang sedih dan resah. Makasih juga buat B 13, yang gosipnya adalah dosen wallohualam, komentarnya serius dan dalem abiez. Gosip RI 1 mau dateng juga hoax banget.

Hari kedua, lumayan aja deh. Satu gambar konstruk gue copot, soalnya katanya cuma boleh majang masing-masing 2 doang. Tapi tetep aja ada yang majang lebih. Zzzzz.... Pengunjung tampak lebih sepi. Sayang sekali tim rekomendasi yang dijanjikan ternyata tidak datang. Walhasil rekomendasi yang kita terima cuma ceklis di kolom "sangat cocok", "cocok","kurang cocok" atau "tidak cocok". Gak seru banget. Padahal tahun-tahun sebelumnya dikasih tau studio mana yang cocok. Ya udah lah. Yang beginian akan tetap menjadi misteri. Ah, penasaran banget dah, tetep.
Pengunjungnya kayaknya lebih dikit. Tapi katanya sih jadi 2000an gitu. Horeeeeee!!!! Diakhiri dengan beres-beres GSG dan mengembalikan meja ke TPB, dan ngobrol ngarol ngidul.

Pengalaman tak terlupakan adalah kita serombongan pulang-bersama-anak-pelesiran ditambah Ki*i alias K*is*ian, Ti*ra, menumpang bis yang lewat deket TPB. Padahal kita bercanda di pinggir jalan pura-pura kayak nyetop angkot, eh, bisnya berhenti, trus kata pak supir boleh naik. Hahahahah.....


Ini adalah suasana melihat pembukaan di hari kedua. Tebak gue dimana? Yang jelas bukan yang sadar kamera atau berjilbab pinky. Panel gue yang ada di blekang si jilbab pinky.


Ini live painting pas hari pertama. Awalnya corat-coret ga jelas, plus ada adegan bakar membakar pake pilok. Akhirnya ditutup pake gambar yang udah mereka siapin. Keren!


Pak Tisna Sanjaya, yang juga pak dosen, juga pembawa acara tipi, memberi talkshow di hari kedua, mengenai "Seni dan Lingkungan", dengan kanvas besar yang di-proyektor-kan gambar presentasinya. Tiap anak boleh ngasih sidik jari dikanvas tersebut. Inti talkshownya adalah bagaimana seorang senimann dapat terus bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan lingkungannya, dengan memberi contoh foto-foto "proyek" beliau.


Nah, ini adalah suasana pameran hari pertama, kayaknya, di Gedung Serba Guna. Hehehe, siapa tuh yang sadar kamera? (numpang post foto, ya, menur...)


Yang ini tak lain dan tak bukan adalah panel gue. Si "polisi "tidur" ada di paling atas kiri. Pas hari kedua, si sikat gigi dan kawan-kawan gue copot. Dimohon untuk tidak memplagiat karya yang ada di foto ini.

Sayang banget kan yang ga dateng? Apalagi pas closing ada Resiguru-nya si Et*a, band-nya De*al dan teman-teman L*S-nya, Jodi and the Morning Parade yang isinya asdos-asdos, sama Tabrak Lari Blues yang super gila, yang personelnya dosen SR juga. Belum lagi ada snek dan sirup gratis untuk pengunjung, yang tetep aja kita ambilin saking lapernya.

You Might Also Like

3 komentar

  1. anak itb ya mba? hehe .. salam kenal..
    sayang ya saya ga liat ketika ada pameran ini
    tapi anak luar boleh masuk ga mba?
    hehe
    seni adalah kreasi .. dan kreasi patut dihargai!!
    semangat :D

    ReplyDelete
  2. iya....
    wah, boleh kok, semua orang boleh masuk.
    makasih ya!

    ReplyDelete
  3. Kayaknya bagus Dil pameranlo. Hebat. Congrats ya.

    ReplyDelete

Search This Blog