Antara OSKM dan Seni Rupa (1)

9:06 AM

Wah, rasanya banyak sekali yang ingin ditulis dengan judul seperti ini. Sedang galav galav merpati (hahahaha, ngaco dah), jadinya nulis yang kayak gini. Ini netral aja deh.

Diklat OSKM, yang tujuannya untuk mepersiapkan nanti jadi panitia OSKM 2010, memiliki rangkaian diklat yang super sekali. Maksudnya, super padat dan sering membosankan. Sebenarnya lebih untuk panitia lapangan, tapi yang nonlap juga katanya harus ikut yang diklat terpusat. Banyak jurusan yang mewajibkan, atau dianjurkan dengan amat sangat bagi calon anak himpunannya untuk mengikuti kepanitiaan. Dengan amat sangat menyesal, bahkan anak SR dibilang mubah, alias lebih baik tidak ikut, biar lebih konsen mengerjakan pasar seni.

Nah, lebih enak kalau sekarang membahas anak-anak teknik yang ikut OSKM. Hahahha.. Kenapa saya bilang anak teknik? Karena memang anak SR-nya sendiri yang ikut bisa dihitung dengan jari saking sedikitnya.

1. Anak Gaul
Sering disebut juga ababil, AGJ, gaholzz, dsb.
Motovasi:
Ngegaul, cari cowok, nyari pemandangan, biar gak ketinggalan gosip kampus.
Kehadiran:
Suka bolos, bilangnya izin, padahal pulang ke jakarta melulu, atau malau jalan ama temen2 se-gank.
Kepanitiaan:
Ikut lapangan aja deh, siapa tau dapet ehem ehem. Kalo taplok kan banyak pilihannya, kalo keamanan maco-maco, kalo medik juga bisa pas kepepet.

2. Anak yang Penurut
Disebut juga rajin, selalu mengikuti peraturan yang berlaku, cinta damai, biasanya IP-nya oke punya karena rajin belajar dan begadang ngerjain tugas.
Motivasi:
Biar lebih lancar pas masuk himpunan, disuruh sama himpunan, belajar banyak hal, sih, katanya.
Kehadiran:
Absen ga bolong kecuali gara-gara ginjal bocor atau kelindes truk.
Kepanitiaan:
Yang gampang aja deh, lagian ini wajib sih. OHU, sama nonlap sih biasanya. Tidak ingin berperan terlalu aktif, yang penting akademik nanti lancar (himpunan, maksudnya).

3. Si Super Aktif
Disebut juga aktivis kampus, biasanya namanya dikenal di tiap jurusan.
Motivasi:
Aktif, dong, namanya juga mahasiswa. Blablabla peran mahasiswa, blablabla posisi mahasiswa, aspirasi, dsb, seharusnya blablabla........
Kehadiran:
Rajin datang, jarang telat. Walaupun acara tinggal 5 menit tetep dibela-belain buat dateng.
Kepanitiaan:
Lapangan dong! Kalo bisa jadi Komandan Batalyon!

Hahaha... bagaimana? Saya masuk golongan mana, coba?
Banyak sih yang lainnya, tapi ya mungkin golongan paling banyak yang tiga ini. Walaupun diklat masih lama, tapi masih panjang perjuangan ke depannya stelah diklat ini.

You Might Also Like

1 komentar

Search This Blog