KP ohmaigat

1:16 AM

Baru saja tadi sore ada sharing KP (Kerja Praktek) di acara Kopsornya anak DP. Yang 2008 berbagi pengalaman KP kemaren. Jadi tadi ada empat orang yang presentasi.

Yang pertama, sebut saja si B, dia KP di Daihatsu. Otomotif, ya. Kalo cowok pasti tertarik banget. Enggak, deng, maksudnya yang cewek kalo demen mobil-mobilan juga pasti mau KP di situ.

Yang kedua, mari kita sebut si O. Nah, dia KP di Accupunto. Tau kan, kursinya bapak dan anak Theosabrata yang udah malang melintang di dunia desain dan menyabet berbagai penghargaan. Cocok deh yang ini, pasti yang macem ini banyak yang demen, berhubung furniture lumayan lagi hip di kalangan kita. Hahaha. Oh iya, dia bilang tadinya pengen KP di luar negeri, tapi karena berbagai pertimbangan, akhirnya dipilih tempat KP yang udah mendunia macem merek Accupunto itu.

Yang ketiga, mari kita sebut si S. Dia KP di Lunar, Yogyakarta. Sebenernya dia di bagian woodworking, alias jadi tukang. Tapi pada akhirnya juga membuat satu buat jam dinding unik dari kayu jati sisa dan memanfaatkan skill pertukangannya. Sebenernya ada satu orang lagi, si K yang juga KP di situ, tapi kerjanya di kantornya.

Yang terakhir, si C, KP di Insera Sena, tempatnya Polygon. Yang asik, dia digaji loh... Pulang-pulang juga bisa bawa sepeda hasil desainnya.

Sebenarnya saya tidak datang sampai akhir, tapi sekitar hampir mau selesai. Ga penting ah.

Lagi-lagi, intinya ini membawa kita menuju masa depan yang nggak bisa kita tolak. Kalau dipikir-pikir (hahaha, abis baca postingannya Arina), kita udah tua loh. Hal-hal macem begini nggak bisa ditolak. Seperti biasa, kita kan pengennya santai aja, life goes on, tapi maunya ongkang-ongkang kaki aja. Tapi ini kenyataan. Harus move on. Mau nggak mau. Sebenernya, setelah datang ke acara sharing KP itu, saya semakin merasa nggak ada apa-apanya, dan merasa ingin lari dari kenyataan harus KP liburan ini (amin deh jangan dulu hahahha, kalo berhasil ke jepang), tapi nggak mungkin berhubung itu adalah mata kuliah wajib.

Dari semua presentasi KP itu, semuanya memiliki kesamaan. Semuanya berusaha keras, nggak leyeh-leyeh aja selama liburan itu. Harus bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja yang nantinya akan dihadapi sebagian besar dari kita. Ada yang harus bekerja under pressure. Ada yang menjadi tawanan perang (meminjam istilah dari si Shinta). Ada tanggung jawab project yang harus dikerjakan. Belum lagi lingkungan kerja yang baru. Belum lagi lingkungan tempat tinggal baru kalau KP di luar kota. Kalau jujur, saya sebenernya nggak mau repot-repot begitu. Tuh kan, tapi kan ini mau nggak mau emang harus dihadapi. Sekarang cuma bisa berburu tempat KP yang oke. Saya nggak mau KP yang gabut. Tapi malah serem juga mikirin mesti pake sotosop yang saya juga nggak jago-jago banget, atau autocad yang udah lupa cara pakainya, atau gambar manual yang udah lama banget nggak pernah dilatih lagi. Belum lagi bergaul dengan bapak-bapak atau ibu-ibu di tempat KP nanti. Huhuhu.... Belum lagi kalo nggak digaji. Hehehe.

Yah, intinya saya dan teman-teman masih berburu tempat KP.

You Might Also Like

0 komentar

Search This Blog