Six days and counting

3:39 PM

Seperti baru kemarin, saya dan Shinta menginjakkan kaki di, sebut saja Gedung MH, untuk melakukan interview kerja praktik. Sebenarnya, mata kuliahnya bernama Kerja Profesi, tapi orang-orang biasa menyebutnya Kape, PKL, magang, atau internship. Menurut Pak Dosen, dua bulan itu cukup. Oleh karena itu, saya dan Shinta memulai KP pada tanggal 11 Juni-10 Agustus 2012. Belakangan, kami sedikit menyesal, karena bisa saja sejak awal kami memutuskan untuk melakukan KP selama delapan minggu saja. Bahkan ada beberapa teman yang hanya KP selama satu setengah bulan.


Sesungguhnya, KP di sini tidaklah sesibuk atau sesulit yang saya kira. Mungkin karena memang tidak terlibat 100% dengan segala pekerjaan dan proyeknya. Kalau bisa disimpulkan, sebut saja sebuah kata: "gabut". Seringkali saya merasa bersalah karena dibayar (uang saku) akan tetapi tidak melakukan banyak pekerjaan. Pada awalnya memang sedikit sibuk dan khawatir, akan tetapi lama-kelamaan semakin santai dan lupa daratan. Tak terasa, tinggal enam hari lagi saya harus melakukan rutinitas bangun pagi, mandi (kadang mager karena akan kembali berkeringat di dalam kopaja --> baca saja: kopaha, seperti bahasa asing), lalu berjalan kaki sekitar 850 meter menurut mbah GugelMaps, dan bergabut-gabut ria di atas kursi seharga tiga setengah juta rupiah sebelum diskon. 

Sesungguhnya, yang membuat saya malas adalah perjalanan pergi dan pulang yang sedikit menderita, karena sudah terbiasa ke mana-mana dekat selama di Bandung. Saya selalu salut dengan penumpang Kopaja (ingat, bacanya kopaHA) yang sanggup berdiri lama, berdesak-desakan super parah seperti sarden, lalu masih ada kenek yang mencoba menyusup di sela-sela badan-badan yang sudah tertempel. Mau tak mau, saya selalu berpikir negatif dengan semua laki-laki atau bapak-bapak-atau kakek-kakek yang ada di dalam Kopaja, karena takut ada yang menjadi exhibis atau mencoba berbuat mesum. Bahkan pikiran tersebut lebh menakutkan dari pada trauma dicopet. 

sumber: di sini

KOPAJA
ciri-ciri umum: terlihat doyong, alias miring ke kiri, karena beban yang terlalu berat sebelah.

Sayonara Kopaja (enam hari lagi)..... Ku tak akan merindukanmu....

You Might Also Like

0 komentar

Search This Blog