Pengalaman ikut sesi Ignition Jakarta dari 1000 Startup Digital

11:51 AM

Dikarenakan saya ada jadwal kursus di pagi hari setiap hari Sabtu, maka saya terlambat hadir di acara 1000 Startup. Acara sudah dimulai katanya sejak sekitar pukul 10 pagi, namun saya baru tiba pukul 12 siang. Meskipun begitu, ternyata saya belum terlalu ketinggalan banyak masih ada sesi-sesi selanjutnya hingga jam 3 sore.

Karena acara 1000 Startup Digital ini memang bertujuan untuk mencetak 1000 startup baru di Indonesia, maka materi-materi yang disampaikan lebih ke basic dan menjadi 'pengantar' sebelum memulai startup. Materi yang akan saya bahas di sini adalah sesi yang diisi sebelum jam istirahat siang, salah satunya dari perwakilan Indosat, sebagai salah satu perusahaan teknologi di Indonesia. Ia menceritakan bagaimana Indosat mencoba berbagai jenis model bisnis baru dalam menghadapi era disrupsi startup, salah satunya dengan bekerja dengan mereka.

Mohamad Ario Dimas, selaku Head of Marketing Digital Service Indosat menuturkan pengalamannya ketika berhadapan dengan startup-startup yang mengajukan kerja sama dengan mereka. Di sini, ia mengatakan bahwa sekarang perusahaan-perusahaan besar sudah tidak bisa lagi menyepelekan startup yang awalnya tampak 'kecil'. Contohnya dari kasus Gojek, yang akhirnya berhasil menguasai pasar transportasi. Dulu tidak ada yang mengira Gojek bisa mengurangi pendapatan Blue Bird dan perusahaan taksi lainnya secara drastis.

Berbagai bentuk kerja bisa yang bisa dilakukan oleh startup tidak melulu meminta investasi uang. Indosat juga menawarkan bentuk kerja sama lain seperti promosi bagi pengguna indosat agar mendapat diskon khusus, dan mereka bisa mengusahakan publisistas yang masif. Selain itu, Indosat juga memiliki API yang bebas diakses sehingga bla bla bla, saya juga kurang mengerti karena terdengar teknis. Intinya, mereka mencoba memudahkan para pelaku startup.

Sebelumnya saya juga membaca Indosat baru saja menutup layanan e-commerce mereka, yaitu Cipika, setelah beroperasi selama tiga tahun. Sepertinya pasar ecommerce ini cukup sengit pertarungannya, apalagi harus menghadapi lawan-lawan besar yang sudah lebih dulu ada. Singkat kata, tugas Pak Ario sepertinya cukup berat untuk mengembangkan Indosat Ooredoo.

Sebetulnya masih ada berbagai sesi yang menarik setelah itu, namun di sini saya hanya mencoba sedikit membahas bagian Pak Ario saja. Kata-kata beliau sangat membekas, yaitu dalam mengajukan kerja sama, yang pertama harus dipikirkan adalah,

'bagaimana saya bisa memberikan benefit kepada mereka',

bukan lagi

'apa keuntungan yang akan saya dapat'.

You Might Also Like

0 komentar

Search This Blog