9 Tips Packing Ringkas untuk Wanita Muslimah

Sebagai muslimah yang menutup aurat dari ujung kepala sampai ujung kaki, tentu membuat bawaan menjadi lebih beragam. Kalau laki-laki tidak perlu bawa kerudung dan bisa menggunakan kaos lengan pendek. Sementara yang wanita membawa tambahan kerudung dan baju yang serba panjang.

Memang ada sebagian orang yang lebih memilih menggunakan koper besar dan membawa baju banyak supaya tidak perlu repot mencuci. Seperti seorang kawan saya yang bahkan membawa stok pakaian dalam kertas banyak-banyak supaya tidak pusing dengan cucian baju dalam. Semua tergantung selera.

Related image
Sejauh ini rekor packing saya adalah menggunakan koper kecil ukuran kabin 20 inch seperti yang ada di gambar di atas untuk kegiatan selama 2 minggu.

1. Pilih: Backpack atau koper?
Berdasarkan pengalaman saya yang malang melintang suka jalan-jalan bepergian pelit ringkas, ada beberapa tips yang bisa dicoba supaya tidak perlu repot membawa koper raksasa. Sejujurnya saya lebih senang memakai backpack dari pada koper. 

Jika akan melakukan banyak perjalanan dan kegiatan di luar, serta tidak tinggal di hotel/penginapan lebih dari 3 malam, enaknya pakai backpack. Namanya pakai backpack, memang cocok untuk yang backpacker-an. Kalau kegiatan jalan-jalannya tidak terlalu hardcore dan ada penginapan yang enak untuk tiga malam ke atas, lebih asik pakai koper. Ini preferensi pribadi aja ya... 

2. Cek apakah bisa mencuci?
Sebelum packing, hitung dulu akan berapa kali berganti pakaian. Sebisa mungkin untuk menghemat baju. Lalu cek juga apakah di tempat tujuan ada fasilitas laundry atau tidak. Bagi yang menginap di hotel biasanya masih bisa menjemur baju di dalam kamar mandi karena ada tali gantungan jemurannya. 

Image result for hotel bathroom hanging clothes rope
Temukan tali jemuran ini di dalam kamar mandi hotel dan gunakan untuk menggantung baju cucian.

Jika di tempat tujuan sudah pasti bisa mencuci, baju yang dibawa bisa sangat dihemat. Pastikan juga apakah harus membawa sabun cuci sendiri, bisa beli di sana, atau mungkin ternyata sudah disediakan di hotel. 

Untuk perjalanan yang tidak lebih dari 3-4 hari, jika tidak bisa mencuci juga masih aman karena bawaan tidak akan terlalu banyak. Perjalanan di atas 4 hari tapi tidak bisa mencuci? Silakan baca tips berikutnya.

3. Bawa celana dalam kertas
Ini sebuah tips yang cukup mempan untuk mengurangi bawaan karena ukurannya yang tipis dan pastinya tidak akan dibawa pulang. Dengan menggunakan celana dalam kertas sekali pakai juga lebih praktis karena tidak perlu mencuci. 

4. Bawa pakaian yang tipis
Bagi muslimah, pastinya pakian yang dipakai jangan sampai transparan. Ada beberapa bahan yang tipis memang transparan jika warnanya terang, seperti putih, krem, kuning, dsb. Pilih yang warna gelap supaya terhindar dari kain yang menerawang. Jika bepergian ke tempat dingin, jangan membawa bahan yang tipis karena pasti bisa kedinginan, hehe. Justru kalau dingin cenderung tidak berkeringat sehingga baju bisa dipakai lebih dari sekali. 

5. Gunakan handuk kecil
Demi bawaan yang compact, bawa handuk ukuran kecil saja. Di pasaran tersedia ukuran 30x60 cm atau 45x70 cm yang sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan traveler selama bepergian. Kalau sudah terbiasa memakai handuk besar, yaaaa ditahan-tahan dulu ya selama traveling, pakai handuk kecil dulu. Handuk kecil juga lebih cepat kering sehingga bisa masuk tas atau koper saat buru-buru. 

6. Bawa toiletries ukuran kecil
Botol-botol kecil untuk sabun, sampo, lotion, dsb, banyak dijual di toko semacam Miniso, Guardian, atau semacamnya. Simpan botol sampo besar di rumah karena ujung-ujungnya juga tidak akan dipakai semua, malah hanya akan menambah berat bawaan. Jika akan melakukan perjalanan cukup lama, tidak ada salahnya juga untuk mempertimbangkan membeli sabun-sampu dsb di tempat tujuan.

Image result for travelling bottles
Wadah-wadah ini berguna sekali untuk traveling. Jika bepergian dengan pesawat dan tidak membawa bagasi, tentunya tidak boleh membawa cairan, gel, atau semacamnya di atas 100ml. Kalau menginap di hotel yang menyediakan amenitas, maka kita tidak perlu membawa dari rumah. Kecuali kalau ada yang lebih suka sampo/sabun merek tertentu ya... Silakan bawa sendiri.

7. Bawa jaket atau kardigan
Membawa jaket atau kardigan memiliki berbagai fungsi. Kalau kedinginan di dalam kendaraan, bisa dipakai untuk menghangatkan badan. Supaya tidak bosan bajunya itu-itu saja, bisa digunakan untuk variasi OOTD. Jika kehabisan baju, maka bisa dipakai untuk melapisi baju tidur supaya tetap proper dipakai di luar kamar. 

8. Bawa mukena dan sajadah tipis
Kalau sudah sempurna menutup aurat, sebenarnya tidak perlu membawa mukena. Lumayan bisa mengurangi beban. Tapi kalau tetap ingin membawa mukena, usahakan membawa yang bahannya tipis. Jangan lupa membawa sajadah tipis supaya bisa shalat di mana saja. Mukena juga cukup berguna sebagai selimut darurat kalau kedinginan. 

9. Gulung pakaian
Tips ini saya pelajari ketika bergabung di ekskul pecinta alam semasa SMA. Baju yang digulung rapi bisa menghemat ruang di tas maupun koper. Baju yang digulung juga bisa diselipkan ke pojok-pojok koper yang terkadang memiliki lekukan aneh. Kaus kaki, dalaman kerudung, dsb bisa diselipkan di pojok. 

Sekian tips yang bisa dicoba. Ohiya, kalau kehabisan baju juga bisa membeli baju di tempat tujuan traveling. Lumayan sekalian jadi oleh-oleh  untuk diri sendiri hehe. 

Comments